h1

Tips Mengendarai Mobil Matic

June 4, 2008

Kadang-kadang pengendara bingung, kok mobil maticnya tidak nyala saat di-starter. Ternyata tongkat perseneling tidak berada di posisi ‘P’ atau ‘N’. Kelihatan sederhana namun akibatnya bisa fatal. Kecelakaan mobil yang akhir-akhir ini terjadi di gedung bertingkat, seluruhnya merupakan mobil jenis transmisi otomatis. faktor ketidakbiasaan dan kurangnya pemahaman tentang karakter mobil matic menjadi alasan utama kecelakaan tersebut.

Faktor kelalaian pengemudi menjadi alasan yang lebih kuat dibalik serangkaian kecelakaan tersebut. Teknologi keamanan yang diaplikasikan kendaraan matic sebenarnya sudah terbilang cukup melindungi pemiliknya dari mulai menyalakan kendaraan hingga akan diparkir.

Memang faktor lain seperti keamanan gedung juga menjadi penyebab. Namun semua ini dapat diatasi, apabila pengemudi lebih memahami karakteristik mobil matic dan lebih berhati-hati saat memarkir kendaraannya.
Mobil matic, sebenarnya bukan barang baru di Indonesia. Sejak tahun 80-an, mobil matic sudah masuk Indonesia. Seiring perkembangan pasar, pengendaraan dengan transmisi otomatis, tidak hanya dominasi mobil-mobil mewah. Mobil kelas menengah (medium) dan low pun sudah banyak yang menggunakan matic.

Pengendaraan yang lebih sederhana dan tidak membuat pengemudinya lelah, menjadi alasan saat ini orang lebih memilih matic ketimbang manual. Apalagi di lingkungan kota besar yang lalu lintasnya kerap macet.
Menurut pengamat automotif nasional, Soehari Sargo, kecelakaan yang belakangan ini terjadi pada mobil matic lebih dikarenakan kurangnya faktor pemahaman dan kebiasaan seseorang menggunakan matic.

“Pengemudi cenderung menganggap remeh mobil matic, mungkin karena cara mengendarainya sangat sederhana. Padahal ada berbagai hal yang perlu diketahui dan dibiasakan pengemudi apabila mengendarai matic,” ungkapnya.
Soehari menambahkan, pihak produsen kendaraan pasti sudah memberikan buku manual dan pengarahan secara langsung saat konsumen membeli mobil matic. Menurutnya, faktor ini yang seharusnya dicermati pemilik kendaraan yang menggunakan jasa supir. “Jangan segan-segan memberikan pengarahan kepada supir,” tegasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: